Larry Page adalah seorang entrepreneur,
inovator, serta salah satu pendiri Google, mesin pencari terbesar di dunia. Lahir pada 26 Maret 1973 di East Lansing, Michigan, Larry bersama rekannya, Sergey Brin, mengubah cara dunia mendapatkan informasi dengan meluncurkan Google pada tahun 1998. Google, yang saat ini menjadi bagian dari Alphabet Inc. , tidak hanya mengubah industri teknologi, tetapi juga mempengaruhi kehidupan sehari-hari miliaran orang di seluruh dunia.
Sebagai salah satu orang yang terkaya di dunia, Larry Page
terkenal karena kemampuannya dalam menciptakan teknologi yang inovatif. Meskipun saat ini ia telah mundur dari peran eksekutif di Alphabet, kekayaan dan pengaruhnya dalam industri teknologi tetap sangat besar. Pada tahun 2025, kekayaan bersih Larry Page diperkirakan lebih dari $100 miliar, menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.
Karier dan Perjalanan Larry Page
Awal Mula Terbentuknya Google
Larry Page mulai mengembangkan ketertarikan pada komputer sejak masih kecil. Ia adalah anak dari dua profesor yang bekerja di bidang ilmu komputer, sehingga teknologi sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak dini. Pada tahun 1995, Page mendaftar di Universitas Stanford untuk mengambil gelar doktor di bidang ilmu komputer. Di sanalah ia bertemu dengan Sergey Brin, yang nantinya akan menjadi mitra dalam mendirikan Google.
Pada tahun 1996, Page dan Brin mulai bekerja bersama untuk
menciptakan proyek yang berfokus pada pencarian informasi di internet. Mereka menciptakan algoritma PageRank, sebuah sistem yang dapat mengurutkan hasil pencarian berdasarkan relevansi dan kualitas, bukan hanya berdasarkan seberapa banyak kata kunci muncul di halaman web. Inovasi inilah yang membedakan Google dari mesin pencari lainnya dan memicu kenaikan popularitasnya.
Pada tahun 1998, mereka merilis Google secara resmi, dengan
tujuan untuk memberikan cara yang lebih baik dan efisien bagi orang untuk menemukan informasi di internet. Google menjadi sangat sukses berkat algoritma PageRank yang sangat canggih serta kemudahan dalam menggunakan situs tersebut. Kesuksesan ini akhirnya mengarah pada pendirian Google Inc. , yang kemudian berkembang menjadi perusahaan teknologi global.
Kepemimpinan di Google dan Alphabet
Larry Page menjadi CEO Google sejak awal hingga tahun 2001, dan kembali memimpin perusahaan tersebut pada tahun 2011 setelah Eric Schmidt mundur. Selama masa kepemimpinannya, Page memperkenalkan berbagai inovasi yang mengubah cara dunia berinteraksi dengan teknologi, termasuk peluncuran produk seperti Android, Google Chrome, dan Google Maps. Pada tahun 2015, Page dan Sergey Brin memutuskan untuk merestrukturisasi perusahaan dan mendirikan Alphabet Inc. sebagai induk perusahaan dari Google. Page kemudian menjadi CEO Alphabet, sedangkan Sundar Pichai diangkat sebagai CEO Google.
Sebagai seorang pemimpin yang visioner, Page terus mendorong
Google untuk menciptakan produk-produk inovatif yang tidak hanya mencakup mesin pencari, tetapi juga kecerdasan buatan, kendaraan otonom, dan proyek ambisius seperti Project Loon (internet berbasis balon) serta Waymo (kendaraan otonom).
Mengundurkan Diri dan Fokus pada Inovasi
Pada tahun 2019, Larry Page mengumumkan bahwa ia bersama Sergey Brin akan mengundurkan diri dari posisi eksekutif di Alphabet Inc. Meskipun keduanya tetap menjadi pemegang saham terbesar dan anggota dewan, mereka memberikan kesempatan bagi generasi pemimpin baru untuk membawa perusahaan ini ke depan. Sejak pengunduran dirinya, Page lebih memfokuskan diri pada proyek-proyek inovatif melalui X Lab, sebuah laboratorium yang berorientasi pada penelitian dan pengembangan teknologi masa depan, serta berinvestasi dalam berbagai startup teknologi.
Kekayaan dan Investasi Larry Page.
Kekayaan Bersih Larry Page
Larry Page memiliki kekayaan yang sangat besar berkat perannya dalam mendirikan Google. Meskipun ia telah mengurangi keterlibatannya dalam operasi sehari-hari di Alphabet, kekayaan bersihnya tetap sangat signifikan. Pada tahun 2025, diperkirakan kekayaan Larry Page lebih dari $100 miliar, menjadikannya salah satu individu terkaya di dunia. Sebagian besar kekayaan tersebut berasal dari saham yang ia miliki di Alphabet Inc.
Selain itu, Page juga berinvestasi dalam beragam proyek dan perusahaan yang tumbuh di luar Google, terutama dalam sektor teknologi dan energi bersih. Investasi tersebut semakin meningkatkan nilai kekayaan pribadi Larry Page.
Fokus pada Inovasi dan Teknologi Masa Depan
Sebagai seorang visioner teknologi, Larry Page sangat berminat pada inovasi yang dapat mengubah dunia. Salah satu minat utama yang dimilikinya adalah energi terbarukan dan pengembangan kendaraan otonom. Sebagai bagian dari proyek Waymo, Page berkomitmen untuk mengubah industri transportasi melalui kendaraan yang sepenuhnya otomatis.
Selain itu, ia juga berinvestasi dalam bioteknologi dan kecerdasan buatan (AI). Salah satu proyek yang dikembangkan oleh Larry Page adalah Calico, sebuah perusahaan bioteknologi yang berfokus pada penelitian penuaan dan pengobatan penyakit terkait usia. Selain itu, melalui Google X dan Alphabet, Page mendukung pengembangan berbagai teknologi yang berpotensi memberi dampak besar bagi masa depan manusia.